Produk
adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan,
dipakai, dimiliki, atau dikonsumsikan sehingga dapat memuaskan keinginan atau
kebutuhan. Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa hampir semua yang
termasuk produksi adalah
benda nyata yang dapat dilihat, diraba, dan dirasakan. Karena produk adalah benda ril, maka
jenisnya cukup banyak. Secara garis besar jenis-jenis produk bisa kita
perinci menjadi dua jenis, yaitu produk konsumsi dan produk industri.
Latar belakang
terbentuknya suatu produk didasari oleh proses pemenuhan kebutuhan dan
keinginan manusia yang terus berkembang dari zaman ke zaman. Segala sesuatu
yang termasuk ke dalamnya adalah barang berwujud, jasa, tempat, organisasi, ide
atau pun kombinasi antara hal-hal tersebut. Bila dikaitkan dengan zaman dengan segala kemajuan
IPTEK seperti sekarang ini, banyak informasi sudah bertransformasi menjadi
informasi-informasi digital yang lebih mudah ditemukan.Oleh karena itu
pusat-pusat informasi seperti perpustakaan seharusnya juga sudah menerapkan
penyebaran informasi digital ini dengan menggunakan peralatan modern juga.
Perpustakaan harus tahu bagaimana memanfaatkan informasi-informasi yang ada
untuk diolah kembali dan dibantu dengan beberapa peralatan modern menjadi
sebuah produk unggulan perpustakaan yang dapat digunakan untuk menarik minat
pengunjung mengunjungi perpustakaan, menggunakan produk itu sehingga dapat
digunakan untuk menambah pemasukan dari perpustakaan.
Selain itu ide-ide untuk menciptakan produk yang masih jarang atau
bahkan belum pernah ada serta mengikuti perkembangan teknologi zaman sekarang
akan sangat menarik minat pengunjung apabila dikaitkan dengan kegiatan
pemasaran produk tersebut.
Dalam era globalisasi
perkembangan di Indonesia yang menuju perdagangan bebas, dituntut kreatifitas
yang tinggi dan mempunyai potensi dan kualitas dalam persaingan suatu produk,
baik dalam bidang jasa maupun barang. Dunia sekarang yang kita hadapi, adalah
dunia yang banyak dalam bentuk hiburan dan informasi. Dunia informasi, dan
dunia hiburan tidak dapat terlepas dari wilayah media komunikasi visual atau
lebih “pas” kalau kita istilahkan sebagai “ Dunia Visual “, jagad yang
tidak dapat lagi kita pungkiri sebagai ruang kreatif. Dalam hal ini dikaitkan dengan ide-ide kreatif dari
pustakawan-pustakawan untuk memajukan perpustakaan tempat mereka bekerja
Dalam suatu perpustakaan apabila memproduksi
barang baru yang belum pernah diperkenalkan kepada masyarakat, maka barang
tersebut mungkin tidak ada orang yang berkeinginan untuk membelinya, memakainya
dan memilikinya sebab masyarakat belum mengenal serta mengetahui kelebihannya.
Setiap perpustakaan
yang memproduksi barang, pasti sudah memiliki cara atau trik untuk menghasilkan
suatu barang yang sesuai dengan pembuatan barang yang sesuai kebutuhan
konsumen. Setiap pengusaha dalam perdagangan bertujuan tidak hanya memproduksi
barang, sesuai dengan
tujuan suatu perpustakaan menciptakan suatu produk inovasiadalah untuk
menjual barang produksi kepada konsumen (pengguna perpustakaan) dengan tujuan
untuk mencari keuntungan dan laba. Agar mendapat pasaran terlebih dahulu barang
tersebut diperkenalkan pada para konsumen atas kegunaannya dan manfaatnya.
Dengan demikian barang produk menjadi laku dan mendapat pasaran di konsumen.
FOKUS
PENGEMBANGAN
A.
Jenis
Produk yang akan kami kembangkan yaitu :
1. SMART
Book Vanding Machine
B.
Segmentasi
Segmentasi pembuatan produk ini
adalah untuk pengunjung Perpustakaan Univesitas Indonesia, khususnya pengunjung
non civitas akademika Universitas Indonesia.
Alasannya : mempermudah pengguna
dalam menemukan informasi seputar koleksi dengan lebih mendalam.
C.
Konsumen
Kategori
Jenis konsumen yang menggunakan produk
ini adalah konsumen Maniak/Loyal dan Follower.
·
Alasan Konsumen Maniak /Loyal
Karena
konsumen jenis ini akan mengikuti apa yang dilakukan oleh perpustakaan dan
setia pada setiap produk dan jasa yang dikeluarkan oleh perpustakaan tersebut.
·
Alasan Konsumen Follower
Karena
konsumen jenis ini akan mudah terpengaruh oleh advertisemennt atau iklan yang
dikeluarkan perpustakaan. Konsumen jenis ini mudah dipengaruhi oleh promosi
sehingga akan langsung mencoba menggunakan produk inovasi terbaru tersebut. Dan
mereka akan saling mempengaruhi konsumen follower lainnya untuk menggunakan
produk tersebut.
D.
Target
Target pemasaran produk ini
diutamakan pada pihak-pihak yang memudahkan penyebaran pemasaran produk sehingga
menghasilkan pemasukan untuk pepustakaan.Sehingga produk ini diutamakan untuk
siswa SMA ditahun akhir, mahasiswa, peneliti dan dosen.
E.
Posisi
Posisi perpustakaan Universitas
Indonesia sudah mencapai tahap “Innovator” yang sedang berusaha untuk menuju
posisi “Top of Mind”
Cara dan Strategi yang digunakan
untuk mencapai posisi “Top of Mind”
Sesuai dengan pengertian dari
pemasaran itu sendiri yaitu pemasaran dimulai dengan kebutuhan manusia yang
tumbuh dan berkembang menjadi keinginan. Tahap-tahap yang harus dilakukan
perpustakaan Universitas Inonesia dalam mengembangkan produk-produk Inovasi
Mereka dengan cara, mempromosikan produk inovasi perpustakaan dengan
menggunakan media sosial yang dimiliki perpustakaan untuk menyebarkan informasi
ini seperti facebook,twitter, instagram, dan juga website resmi perpustakaan.
Selain itu promosi untuk menarik
konsumen dan mencapai posisi tersebut dilakukan dengan sosialisai ke
sekolah-sekolah menengah keatas dan sekolah menengah kejuruan.
OUR DREAM LIBRARY PROPERTIES
A. SMART
Book Vending Machine
SMART Book Vending Machine adalah mesin yang dapat mengeluarkan buku –
buku seperti novel, komik, dan majalah yang secara otomatis.Selain mengeluarkan buku-buku terbitan tersebut, SMART
Book Vending Machine ini berisi tentang E-book
(Electronic Book) yang terupdate
dan berbayar serta jurnal-jurnal berbayar.Layaknya penjual asli,
mesin ini akan mengeluarkan barang yang kita inginkan setelah kita membayarnya
dengan cara memasukkan Smart card sebagai akses untuk memudahkan pengunjung perpustakaan
mencari buku yang diinginkan.
Gambar Smart Book Vending Machine:
SMART Book Vending Machineini berukuran sekitar 2x1 meter. Sehingga masih mudah
dijangkau untuk melihat display buku
paling atas. Vending machine ini
dibuat dengan desain menarik walaupun bentuknya hanya sebatas seperti balok.
Seperti pada sisi kanan kiri dan juga belakang mesin didesain dengan
gambar-gambar serta quot-quot yang berhubungan dengan perpustakaan,buku dan
membaca. Sehingga jika terlihat dari jauh, mesin ini sudah menarik calon
penggunanya.
Jenis
buku yang akan didisplay adalah jenis
buku-buku hiburan namun selalu update seperti
majalah, novel, dan komik. Perpustakaan bekerjasama dengan penerbit-penerbit
terbitan tersebut sehingga terbitan yang didisplaykan akan terus terupdate. Dan
untuk jurnal, mesin ini hanya menyediakan jurnal yang dilanggan berbayar oleh
perpustakaan dengan berbagai bidang yang tidak dapat diakses oleh pengguna non
civitas Universitas Indonesia di website
perpustakaan.
E-book
yang dijual dari mesin ini merupakan e-book
dari berbagai jenis disiplin ilmu yang susah untuk ditemukan atau e-book khusus. Pustakawan akan
membuatkan informasi seputar buku seperti deskripsi fisik buku, harga, serta
resensi singkat untuk memudahkan menemukan buku tersebut dan menarik minat
untuk membelinya. Kemudian disedikan link untuk download. Dan ketika download otomatis saldo smartcard/ATM yang digunakan akan
berkurang sesuai harga buku tersebut. Buku-buku elektronik ini ada yang memang
berbentuk digital dari awal penciptaannya, namun ada juga dari hasil alih media
yang dilakukan pustakawan menjadi bentuk digital.
Layar
monitor digunakan untuk melihat, memilih, serta mengakses informasi seperti mendownload informasi yang dibutuhkan.
Keyboard
juga disediakan untuk memudahkan pengguna mengetikkan jenis buku/jurnal/memilih
dari jenis display buku yang dibutuhkan atau akan dibeli. Keyboard juga dapat digunakan untuk mengetikkan pin dari smartcard yang digunakan untuk mengakses
mesin ini dan pengguna menjadi bisa mengakses mesin serta mengecek sisa saldo
yang masih tersimpan.
Tempat
tap smartcard digunakan untuk mengetap kartu untuk mengakses. Disediakan juga port usb untuk tempat usb yang digunakan
menyimpan informasi elektronik yang didownload
dan juga dibeli.
Metode Pembuatan Produk
Pemasaran
Produk
Pemasaran
produk ini dilakukan melalui lima tahap pemasaran. Yaitu dengan tahap-tahap
seperti dibawah ini :
1.
Mengenali
pelanggan
Pihak perpustakaan harus mengenali jenis pelanggan
yang sekiranya akan menggunakan produk vending machine dan smartcard ini.
Kemudian memfokuskan pada jenis konsumen utama yang dituju yaitu konsumen jenis
maniak/loyal dan konsumen follower.
2.
Melakukan
Promosi
Pihak perpustakaan melakukan promosi produk dengan
cara melakukan sosialisai-sosialisasi dan juga penyebaran informasi melalui
media sosial yang dimiliki perpustakaan seperti Facebook, Twitter, Instagram dan juga Website yang dimiliki perpustakaan
3.
Memilih
Lokasi yang Strategis
Maksud tahapan ini adalah memilih lokasi untuk
peletakan vending machine dilokasi
yang strategis dan mudah ditemukan pengunjung perpustakaan serta dapat menarik
perhatian pengunjung perpustakaan.Hal ini juga menyangkut pemilian lokasi
strategis dalam promosi dan penyerbaran smartcard
acces librarynya.
4.
Internet
Marketing
Hal ini masih behubungan dengan pemasaran atau promosi
melalui internet.Seperti melakukan promosi pada media sosial untuk menarik
minat pengguna.
5.
Menjalin
Hubungan yang Baik dengan Konsumen
Pustakawan yang biasanya terlihat kurang bersahabat
sebaiknya beruba menjadi pustakawan yang ramah terhadap pengunjung.Bersedia
menjelaskan atau menjawab pertanyaan seputar perpustakaan tersebut khususnya
mengenai produk perpustakaan ini.Karena pustakawan juga bisa menjadi salah satu
pusat marketing produk itu dan menarik banyak pengunjung.